1. Lillian Moller Gilbreth
By Richard Arthur Norton (1958- ) at en.wikipedia [Public domain], via Wikimedia Commons
Dia
adalah ratu ergonomi. Kita bisa berterima kasih atas tempat sampah
dengan pedal kaki, mixer makanan listrik, rak di pintu kulkas dan
perbaikan dapur lainnya. Lillian Moller Gilbreth, BA, MA, PhD (24 Mei
1878–2 Januari 1972) adalah salah seorang wanita ilmuwan Amerika Serikat
yang pertama kali menyandang gelar doktor (Ph.D). Lillian
Moller Gilbreth adalah seorang perintis ergonomik. Gilbreth banyak
mematenkan temuannya, termasuk alat pencampur makanan dari listrik dan
tempat sampah dengan penutup yang dapat dibuka dengan injakan kaki. Sebagian
orang berpendapat bahwa Gilbreth adalah ahli psikologi organisasi dan
industri yang pertama. Bersama suami bernama Frank Bunker Gilbreth, ia
adalah perintis bidang teknik industri. Pasangan suami istri Frank dan
Lillian Gilbreth memiliki banyak anak sehingga mereka tertarik dalam
studi waktu dan gerak. Kesibukan pasangan ini yang beranak dua belas
digambarkan dalam novel Cheaper by the Dozen dan Belles on Their Toes. Sebagai
penghormatan baginya, Dinas Pos Amerika Serikat mengeluarkan prangko
bergambar Lillian Gilbreth pada tahun 1984. Gilbreth dianggap sebagai
"Ratu Bidang Teknik yang Pertama", dan menjadi wanita pertama yang
dipilih sebagai anggota Akademi Teknik Nasional Amerika Serikat.
Gilbreth bekerja sebagai staf pengajar di Universitas Purdue, Akademi
Teknik Newark dan Universitas Wisconsin-Madison. [Link]2. Marie Curie
By Press Illustrating Service, New York City [Public domain], via Wikimedia Commons
Maria
Skłodowska-Curie (lahir di Warsawa, Polandia, 7 November 1867 –
meninggal 4 Juli 1934 pada umur 66 tahun) adalah perintis dalam bidang
radiologi dan pemenang Hadiah Nobel dua kali, yakni Fisika pada 1903 dan
Kimia pada 1911. Ia mendirikan Curie Institute. Bersama dengan
suaminya, Pierre Curie, ia menemukan unsur radium. Curie
adalah salah satu dari sedikit orang yang memenangi dua Hadiah Nobel
dalam dua bidang, adalah salah satu peneliti terpenting dalam bidang
radiasi dan efeknya sebagai perintis radiologi. Catatan miliknya berisi
tentang radioaktif, sampai baru-baru ini seorang cucu perempuannya
mendekontaminasinya. Marie
Curie dibesarkan di Polandia dalam keluarga guru. Karena krisis di
Polandia, ia jatuh miskin dan harus hidup hemat. Yang lebih menyedihkan
lagi, ia harus sembunyi-sembunyi untuk belajar ilmunya. Pada tahun 1891
Marie melanjutkan studinya tentang Fisika dan Matematika di Universitas
Sorbonne. Baru setelah dia pergi ke Paris untuk sekolah di Universitas
Sorbonne maka dia dapat lebih leluasa untuk melakukan riset sampai
akhirnya dari bekalnya itu dia mampu mengisolasi radium dari
laboratorium tuanya yang sederhana; dari sinilah awal
kepopulerannya. Marie mengunjungi Polandia untuk yang terakhir kalinya
pada awal tahun 1934. Ia tak mengetahui bahaya zat radioaktif saat
mencoba mengisolasinya, sehingga terlalu sering melakukan kontak
langsung dengan unsur-unsur tersebut. Radiasi sinar radium yang berlebih
memberi dampak negatif bagi tubuhnya, ia mengidap kanker leukimia. Tiga
bulan kemudian pada tanggal 4 Juli 1934 di Haute Savoie, Curie
mengembuskan napas terakhirnya. Dunia kehilangan seorang wanita tangguh
yang berjasa pada pengembangan pengetahuan dan kemanusiaan. [Link]3. Grace Murray Hopper
By James S. Davis [Public domain], via Wikimedia Commons
Dia
menerobos bidang yang mayoritas dikuasai laki-laki dalam hal
Pemrograman. Dia adalah penemu bahasa pemrograman COBOL. Grace Murray
Hopper (lahir 9 Desember 1906 – meninggal 1 Januari 1992 pada umur 85
tahun) adalah seorang ilmuwan komputer dan Laksamana Angkatan Laut
Amerika Serikat. Menjadi pelopor di bidangnya, ia adalah salah satu
pemrogram komputer Harvard Mark I, dan mengembangkan kompilator pertama
untuk bahasa pemrograman komputer. Ia menyusun konsep bahasa pemrograman
independen dari mesin yang berujung pada pengembangan COBOL, salah satu
bahasa pemrograman modern pertama. Hopper juga dianggap sebagai tokoh
yang memopulerkan istilah "debugging" untuk memperbaiki gangguan pada
komputer (terinspirasi dari ngengat yang ditemuinya pada komputernya).
Karena banyaknya prestasi dan pangkatnya di angkatan laut, ia dijuluki
dengan "Amazing Grace". Kapal penghancur Angkatan Laut Amerika Serikat,
USS Hopper (DDG-70), dinamai berdasarkan namanya, begitu juga dengan
superkomputer "Hopper" Cray XE6 di NERSC dan ruang belajar Universitas
Teknologi Chalmers. [Link]4. Mary Anderson
Wiper
Dia
menemukan perangkat untuk membersihkan jendela mobil, kini dikenal
dengan wiper kaca depan mobil. Mary Anderson (1866-1953) ialah penemu
penyapu kaca mobil (wiper) pada 1903. Anderson diberi paten pertamanya
untuk alat pembersih jendela kaca-yang awalnya ditentang-pada 1904. Ia
mendapat ide untuk menciptakan alat ini waktu dia tertusuk di
perjalanan pulang ke New York tahun 1903 akibat hujan lebat. Dia
kemudian menggambar idenya untuk gagasan untuk menyapu kaca agar ia
tidak perlu lagi keluar mobil. Fakta
yang paling menarik adalah ia tidak pernah menjual penemuannya ini
sehingga ia tidak pernah mendapat sen tunggal untuk penemuan ini. Pada 1916, penyapu kaca mobil menjadi perlengkapan standar semua mobil di Amerika Serikat. [Link]5. Stephanie Kwolek
Dia adalah seorang penemu dan ilmuwan, ibu dari Kevlar serat baja seperti sintetis yang digunakan pada ban radial, helm keselamatan, dan rompi antipeluru. Aramaid atau Kevlar ditemukan oleh ahli kimia dari Amerika ini pada tahun 1964. Kwolek bekerja sebagai peneliti di perusahaan DuPont. Aramid sendiri adalah kependekan dari aromatic polyamide. Aramid memiliki struktur yang kuat, alot dan dapat memiliki kemampaun vibration damping yang sangat bagus. Aromatic polyamide juga tahan terhadap bahan-bahan asam dan basa serta mampu menahan panas hingga 370 derajat Celcius. Aramid juga banyak digunakan dalam bidang pesawat terbang, tank, dan roket. Produk yang dipasarkan dikenal bernama Kevlar. Kevlar. Kevlar memiliki berat yang ringan namun memiliki kekuatan lima kali lebih besar daripada besi.
6. Bette Nesmith Graham
Tipp-Ex
Dia
menemukan kertas cair, awalnya disebut “Mistake out”, zat yang
digunakan untuk menutupi kesalahan yang dibuat di atas kertas. Bette
Nesmith Graham lahir 23 Maret 1924, di sudut kota Dallas, Texas, AS. Ia
dibesarkan di kota kelahirannya oleh kedua orang tuanya, Jesse dan
Christine McMurry. Sebelum komputer digital dibuat manusia, dalam
menyelesaikan urusan pekerjaan laporan orang menggunakan mesin tik.
Namun, alat ini memiliki kelemahan, tidak bisa menghapus kesalahan
pengetikan. Bayangkan, semenjak mesin tik ditemukan 1714, oleh Henry
Mill di Inggris dan dikembangkan Thomas Alva Edison menjadi mesin tik
elektrik, belum ada yang memikirkan untuk menciptakan suatu alat yang
bisa menghapus kesalahan dalam pengetikan. Pada
tahun 1951, keluhan para pekerja di balik meja, baru bisa terjawab.
Seorang juru ketik asal Amerika, Bette Nesmith Graham menemukan solusi
untuk menutupi kesalahan dalam pengetikan dengan sebuah cairan bernama
liquid paper atau yang kita kenal dengan Tipp-Ex.7. Ruth Wakefield
Chocolate chip cookie
Dia
menemukan cara membuat chocolate chip cookie. Ruth Wakefield adalah
sosok perempuan yang hebat yang mampu menjadi penemu hebat yang hingga
kini dikenal dunia Taukah anda Kue kering chocolate chip paling enak
disantap sore hari sambil minum teh. Penemunya adalah Ruth Wakefield,
ahli gizi dan dosen makanan. Ia
dan suaminya pindah ke Boston dan membuka usaha penginapan. Pada suatu
hari di tahun 1930 ia sedang menyiapkan hidangan untuk tamu. Wakefield
membutuhkan coklat leleh agar resepnya sempurna, sayang ia kehabisan
bahan. Akhirnya ia mengambil batangan cokelat Nestle, dihancurkan
kecil-kecil dan dilempar ke dalam oven. Ia berharap cokelat tersebut
akan mencair. Ternyata yang dihasilkan justru cokelat yang menggumpal
kecil-kecil. Itulah sejarah kelahiran chocolate chips.