Basil Dirawi tengah mengemudikan mobilnya di sisi jalan pantai Abu Dhabis, Dubai, dengan riang pagi hari itu. Rasa suka cita menyelimuti Basil sepanjang perjalanan di hari pertama Idul Fitri itu hingga tiba-tiba mobilnya dihentikan seorang petugas kepolisian. Apa yang salah?
Pria Suriah berusia 22 tahun itu yakin tak melakukan kesalahan. Basil baru saja ingin menyerahkan surat izin mengemudinya (SIM) ketika sang polisi mengulurkan tangan padanya.
Namun alih-alih meminta semua surat-surat, lelaki berseragam itu justru tersenyum padanya dan memberikan sebungkus permen.
"Itu adalah hadiah Lebaran. Para polisi itu memberikan permen pada para pengemudi dan pejalan kaki. Betapa baiknya mereka hingga bisa memikirkan hal ini," kata Basil, seperti Liputan6.com kutip dari laman Emirates247.com, Selasa (29/7/2014).
Ratusan polisi dikerahkan ke persimpangan dan jalan utama pada hari pertama Lebaran Senin 28 Juli 2014 kemarin untuk memberikan cokelat dan permen pada para pengguna jalan. Seorang juru bicara polisi mengatakan, gerakan ini sejalan dengan tanggung jawab sosial dan kemauan polisi untuk berbagi suka cita Hari Raya pada masyarakat.
"Kami hanya ingin lebih dekat dengan masyarakat dan menghilangkan kesan bahwa polisi hanya memberikan denda dan menangkap penjahat. Kami ingin menjadi bagian aktif dari masyarakat di segala bidan," ucap sang polisi.
Tak cuma pada Hari Raya. Selama Ramadan pun para polisi Abu Dhabi terlihat sibuk membagikan makanan berbuka puasa. Aktivitas ini dijalani mereka setiap tahunnya. (Ali)
(Nadya Isnaeni )

