Bila Anda sedang berlibur di Andes, jangan heran kalau melihat tanaman ini. Anda akan mengira itu adalah batu yang ditutupi lumut karena berwarna hijau dan strukturnya yang berundak-undak. Padahal, itu adalah sejenis tumbuhan bernama Yareta dan sudah hidup selama ribuan tahun.
Yareta (Azorella Compacta), dalam bahasa Spanyol bernama 'Liareta' adalah tanaman berbunga yang masih satu keluarga dengan Apiaceae. Biasanya, Yareta tumbuh di padang rumput dingin Andes, Peru, Bolivia, Chile Utara dan barat Argentina pada ketinggian 3.200 dan 4.500 meter.
Untuk bertahan hidup dari hawa ekstrim, Yareta tumbuh dengan kondisi yang padat dan berat sehingga manusia yang berusaha mengambilnya akan kesulitan.
Tanaman ini akan selalu menempel dengan tanah agar bisa bertahan dari cuaca panas. Hal itu juga membantu tanaman unik ini untuk melawan angin sangat kuat di dataran tinggi yang bisa merobek akar tanaman.
Dilansir dari Amusingplanet, Kamis 29 Mei 2014, Yareta memiliki daun lilin tertutup untuk penguapan agar mencegah hilangnya kelembaban. Trik lain Yareta dalam bertahan dari hawa pegunungan Andes yang tidak ramah adalah dengan memperlambat pertumbuhannya.
Ia tumbuh hanya 1,5 sentimeter per tahun. Melihat kondisinya kini yang besar dan menggumpal, banyak yang memperkirakan usianya lebih dari 3.000 tahun!
Karena tekstur Yareta yang kering, padat dan seperti gambut, secara tradisional suka dipanen untuk bahan bakar. Itu yang menyebabakan jumlah Yareta mulai langka dan mengancam keberadaannya. Kini, tanaman lucu ini menjadi spesies yang dilindungi. (one)