Robot Curiosity buatan badan antariksa Amerika Serikat (AS) menangkap foto pemandangan Mars. Foto ini menampilkan penampakkan cahaya misterius.
Dilansir Softpedia, Rabu (9/4/2014), operator NASA Jet Propulsion Laboratory (JPL) di Pasadena, California mengumumkan bahwa Mars Science Laboratory (MSL) Curiosity menangkap foto yang menampilkan cahaya kecil di permukaan mars. Lokasi cahaya tersebut berada di sebuah area yang dinamakan Kimberley.
Curiosity menangkap penampakkan cahaya tersebut pada 3 April 2014. Cahaya ini kabarnya menjadi bahan perdebatan di kalangan ilmuwan.
Gambar ini ditangkap oleh Curiosity yang sedang bergerak di permukaan Mars menuju Kimberley. Manuver robot senilai USD2,6 miliar ini bergerak menyusuri area Mars menuju Gale Crater.
Curiosity beberapa pekan lagi diharapkan sampai menuju Gale Crater, yang telah lama menjadi target penelitian oleh NASA. Adanya beberapa jenis batuan akan mendukung bagi robot seberat 1 ton ini untuk meneliti lingkungan di Mars.
Beberapa ahli mengatakan, penampakan cahaya cerah ini muncul karena pantulan batu yang letaknya jauh. Perkiraan lain ialah adanya cahaya kosmik yang berdampak pada detektor sensitif dan mengenai instrumen Navigation Camera milik Curiosity.
Dugaan terkuat, cahaya tersebut muncul karena pantulan sinar matahari yang kemudian tertangkap oleh Curiosity. Refleksi atau pantulan ini dari jarak 160 meter.
"Dalam ribuan gambar yang kami terima dari Curiosity, kami melihat cahaya terang hampir setiap pekan. Ini bisa diakibatkan sinar kosmik atau matahari yang memantul dari permukaan batu," jelas Justin Maki, Investigator JPL. (ahl)

