Ternyata Suara Berisik Hewan ini Bisa Suburkan Tanaman Kentang


Sejak dulu, kita memang nggak henti-hentinya mendayagunakan fauna untuk melengkapi keperluan hidup sehari-hari. Mulai dagingnya untuk dimakan, kulitnya sebagai bahan pakaian, hingga tenaganya demi menarik kendaraan.



Seiring dengan berkembangnya teknologi, para ilmuwan mulai menemukan fakta menarik lain. Tidak sekedar berguna bagi spesiesnya sendiri, kini suara mereka pun kerap dimanfaatkan demi mendatangkan keuntungan bagi manusia.

Salah satunya ialah penemuan Audio Bio Harmonic oleh tiga dosen Jurusan Pendidikan Fisika, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Jogjakarta yaitu Nur Kadarisman, Agus Purwanto, dan Dadan Rosana. Ketiga dosen tersebut mengadakan riset dengan cara merekam suara garengpung (tonggeret). Kemudian rekaman diputar dengan beragam frekuensi di dekat tanaman kentang. Terbukti, produktivitas meningkat hingga 272 persen saat suara garengpung (tonggeret) berfrekuensi 3.000 Hz diperdengarkan saat pagi.

Secara ilmiah, hal tersebut merupakan efek resonansi. Gelombang suara menggetarkan molekul nutrisi di permukaan daun sehingga mengintensifkan penetrasinya melaui stomata atau mulut daun.

Jangkrik, kinjeng tangis dan walang. Namun yang perlu diperhatikan ialah setiap suara hewan hanya cocok untuk jenis tanaman tertentu. Misalnya garengpung yang cocok untuk tanaman kentang, namun berdampak buruk bagi bawang.


Sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/516568937e1243fd03000001/tonggeret--suara-berisiknya-bisa-suburkan-tanaman-kentang/



sumber | digali.blogspot.com


No comments:

Post a Comment



Back to Top

Artikel Terkait Lainnya

Back to Top