[WOW] Eropa dan Rusia Bangun Permukiman di Bulan


Eropa dan Rusia berencana mengirim pesawat pendarat tak berawak dalam lima tahun ke depan, untuk menjajaki kemungkinan membangun permukiman permanen bagi astronot di Bulan.



Situs ibtimes.co.uk memberitakan Badan Ruang Angkasa Eropa (ESA) dan Badan Ruang Angkasa Rusia (Roscosmos) ingin mengirim manusia ke Bulan kali pertama sejak NASA membatalkan program Apollo empat dekade lalu.

Sejak Neil Armstrong dan Buzz Aldrin menginjakan kaki di Bulan tahun 1969, sepuluh astronot lainnya sukses melakukannya. Mereka adalah Peter Conrat, Alan Bean, Alan Shepard, Edgar Mitchell, David Scott, James Irwin, John Houng, Charles Duke, Harrison Schmitt, dan Eugene Cernan.

Seluruhnya silih berganti mendarat di Bulan sampai 1972. Setelah itu NASA membatalkan tiga misi ke bulan karena tingginya biaya, dan tidak negara yang berminat membiayai proyek ini.

Meski demikian, survei pesawat tak berawak memberikan informasi tentng fitur Bulan yang menarik, termasuk kemungkinan adanya air.

Luna 27, misi tak berawak ke Bulan, akan diarahkan mendarat di South Pole Aitken (SPA) -- cekungan yang merupakan salah satu tempat terdingin di tata surya dan berada di siis gelap Bulan. Bukan tidak mungkin air terjebak dalam bentuk es dan bahan penting lainnya.

Dr James Carpenter, ilmuwan ESA yang memimpin proyek ini, mengatakan; "Kutub selatan Bulan benar-benar berbeda dengan kutub di Bumi. Akibat dingin yang ekstrem, Anda bisa menemukan sejumlah besar es dan bahan kimia lainnya di permukaan."

Menurutnya, es di bulan akan bisa menukung misi manusia tinggal di bulan di masa depan. "Kita akan pergi ke lokasi itu," lanjutnya.

Permukiman permanen di Bulan akan bisa digunakan sebagai pos terdepan dalam perjalanan manusia ke Mars, serta menjadi lokasi teleskop luar angkasa yang berfungsi tanpa gangguan duniawi.

Berbeda dengan misi Apollo, perjalanan ke Bulan kali ini akan melibatkan banyak negara. Inggris dan China, misalnya, akan terlibat bersama Rusia.

China berencana membangun tambang di bulan untuk mengekstrak mineral berharga.

"Kita harus memiliki kerjasama internasional tanpa ada pembatasan," ujar Profesor Johann-Dietrich Woerner, direktur jenderal ESA. "Kita punya masalah di Bumi. Ruang angkasa akan menjadi jembatan masalah-masalah duniawi. Bulan akan menjadi proposal yang baik." 



sumber - republished by Halo Unik !


No comments:

Post a Comment



Back to Top

Artikel Terkait Lainnya

Back to Top