Kematian telah menjadi misteri bagi dunia medis sejak zaman dulu. Bahkan, berbagai jurnal dan penelitian medis terus berupaya mengungkap rahasia di balik sakaratul maut.
Dalam jurnal dan penelitian itu, sakaratul maut dianggap sebagai halusinasi dari orang yang akan meninggal.
Lihat Juga : Kemanakah kita PERGI setelah MATI ? - Kehidupan Setelah Mati (Tahapan Setelah Mati)
Lihat Juga : Kemanakah kita PERGI setelah MATI ? - Kehidupan Setelah Mati (Tahapan Setelah Mati)
Namun baru-baru ini seoang ilmuwan Jerman, Berthold Ackermann berhasil mengungkapkan pengalaman menjelang kematian itu adalah hal yang nyata, dan menjadi bukti keberadaan akhirat dan sebagai bentuk dualisme antara pikiran dan tubuh.
Sebuah tim psikolog yang dipimpin Ackermann dari Technische Universität di Berlin mengumumkan mereka telah membuktikan melalui eksperimen secara klinis, adanya beberapa bentuk kehidupan setelah kematian.
Lihat Juga : 7 Menit Kehidupan Setelah Kematian, BENARKAH ?
Lihat Juga : 7 Menit Kehidupan Setelah Kematian, BENARKAH ?
Pengumuman mengejutkan ini didasarkan pada kesimpulan dari penelitian tipe baru tentang pengalaman mendekati kematian yang diawasi secara medis. Dalam penelitian menggunakan metode canggih tersebut, pasien secara klinis 'dimatikan' selama hampir 20 menit sebelum dihidupkan lagi.
Penelitian dan penemuan kontroversial ini telah diulang terhadap 944 sukarelawan selama empat tahun terakhir. Dalam proses mematikan dan menghidupkan kembali pasien untuk mencari tahu pengalaman mendekati kematian, tim membutuhkan campuran rumit obat-obatan termasuk epinefrin dan dimethyltryptamine.
Lihat Juga : Lima Kisah Hidup Kembali setelah Mati di Dalam Al Qur`an
Campuran obat-obatan rumit itu memungkinkan tubuh untuk bertahan saat mati dan proses penghidupan kembali tanpa merusak bagian-bagian tubuh.
Proses itu juga melibatkan alat canggih bernama AutoPulse. Alat ini sudah digunakan dalam beberapa tahun terakhir untuk menghidupkan kembali orang mati antara 40 menit hingga satu jam sebelumnya.
Tim kemudian memonitor dan menyusun testimoni dari para pasien selama sakaratul maut, mati dan hidup kembali.
Lihat Juga : Tanda-Tanda Kematian Menurut Islam
Lihat Juga : Tanda-Tanda Kematian Menurut Islam
Meskipun bervariasi, namun pasien memiliki memori yang hampir mirip satu sama lain ketika mereka dalam keadaan sakaratul maut, mati dan hidup kembali.
Para pasien mengatakan mereka merasa terpisah dari tubuhnya, kemudian memiliki perasaan melayang dan tenang, nyaman dan penuh kehangatan. Mereka juga merasa terputus dari dunia nyata dan melihat cahaya yang luar biasa terang.
Tim yang dipimpin Ackermann menyadari penemuan mereka ini sangat mengejutkan semua orang, termasuk beberapa dari kalangan agamis yang selama ini menggambarkan sakaratul maut. Dan kematian yang ternyata berbeda dari apa yang digambarkan para pasien.
sumber | digali.blogspot.com
DALAM ISLAM : Kematian adalah rahasia Allah semata. Tidak ada yang tahu kapan, di mana dan bagaimana seseorang akan mati. Karena kematian menyangkut terpisahnya ruh dengan badan. dan terputusnya amalan seseorang, dan tidak ada yang tahu banyak tentang ruh kecuali Allah swt.
Qs 17:85, " Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, "Ruh itu urusan Tuhanku, sedangkan kamu diberi pengetahuan hanya sedikit"
Kita dalam kehidupan ini mengalami 5 alam kehidupan
1. alam arwah
2. alam kandungan
3. alam dunia
4. alam kubur
5. alam akhirat
Injil, Rasul Besar Yohanes 11:25 “Akulah Kebangkitan dan Hidup; barang-siapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun Ia sudah mati.”
Kami percaya akan ada kehidupan setelah kematian, setiap manusia yang mati, akan bertanggung jawab atas apa yang diperbuatnya di dalam kubur, sampai batas akhir jaman atau kiamat.
No comments:
Post a Comment