Pusat Kedirgantaraan Sri Lanka menyebut kemungkinan cahaya tersebut berasal dari pecahan meteorit. Namun dugaan tersebut masih belum bisa dipastikan, sebab hingga saat ini belum ditemukan bukti yang mengarah adanya pecahan meteorit yang dimaksud, dilansir dari Miror, Selasa (19/8).
Namun juru bicara Pusat Kedirgantaraan Sri Lanka menyebut ada kemungkinan meteorit tersebut terbakar habis sehingga tidak tersisa dan sulit ditemukan. Pun demikian dengan para peneliti yang tidak menemukan tanda-tanda bekas terbakar disekitar lokasi penampakan cahaya aneh tersebut.
Menurut kesaksian warga di wilayah Anurdhapura, Padaviya, Habarana, dan Hingurakgoda, cahaya aneh itu bergerak dari selatan ke utara. Namun beberapa saat kemudian cahaya tersebut lenyap saat berada di 3 meter diatas permukaan tanah.