Menjelang
lebaran, isu mengenai kaleng Khong Guan isi rengginang kian kuat.
Karena isu ini udah menjadi rahasia umum, ane jadi gak begitu peduli.
Ane lebih peduli ama keluarga yang ada di kaleng Khong Guan.
Karena sesama karakter fiksi yang eksis, ane pernah ketemu keluarga ini dan pernah ngobrol sama ibunya. Si Ibu sangat ramah, anak-anaknya juga kalem-kalem. Benar-benar keluarga yang hangat layaknya keluarga ane sendiri.
Sebagai barang bukti kalo ane pernah ketemua mereka, nih oleh-oleh ane selfie bareng si Ibu:

Lalu, ane juga sempat ngasih buku terbaru ane, buku #BeraniBeda. Katanya mereka juga mau sekalian jadi reseller buku ane. Lumayan.

Dari sang ibu, ane dapat fakta-fakta yang membuat ane terkejut. Nah, kali ini ane pengen berbagi fakta-fakta mengenai keluarga Khong Guan ini.
Quote:Quote:1. Biskuit Yang Dimakan Adalah Biskuit KadaluarsaKarena sesama karakter fiksi yang eksis, ane pernah ketemu keluarga ini dan pernah ngobrol sama ibunya. Si Ibu sangat ramah, anak-anaknya juga kalem-kalem. Benar-benar keluarga yang hangat layaknya keluarga ane sendiri.
Sebagai barang bukti kalo ane pernah ketemua mereka, nih oleh-oleh ane selfie bareng si Ibu:
Lalu, ane juga sempat ngasih buku terbaru ane, buku #BeraniBeda. Katanya mereka juga mau sekalian jadi reseller buku ane. Lumayan.
Dari sang ibu, ane dapat fakta-fakta yang membuat ane terkejut. Nah, kali ini ane pengen berbagi fakta-fakta mengenai keluarga Khong Guan ini.
Waktu
ngeliat gambar keluarga ini makan biskuit, ane pikir keluarga ini
adalah keluarga berada. Nyatanya ane salah. Biskuit yang mereka makan
sebenarnya adalah hasil mungut di pembuangan sampah.
Biasanya, kondisinya masih dibungkus rapi dan berkarung-karung. Sengaja dibuang oleh pedagang karena kadaluarsa. Biskuit inilah yang mereka makan.
Biasanya, kondisinya masih dibungkus rapi dan berkarung-karung. Sengaja dibuang oleh pedagang karena kadaluarsa. Biskuit inilah yang mereka makan.
Quote:Quote:2. Sang Ibu Adalah Tukang Cuci
Untuk
menghidupi anak-anaknya setelah ditinggal sang bapak, sang Ibu bekerja
sebagai tukang cuci pakaian keliling. Sang Ibu begitu tabah menghadapi
cobaan. Ia tetap merawat anak-anaknya dengan penuh kesabaran.
Quote:Quote:3. Anak-anaknya Tidak Sekolah
Semenjak
kepergian sang bapak, anak-anak keluarga Khong Guan sudah tidak lagi
sekolah. Mereka membantu ibunya mencari uang. Setiap pagi sang kakak dan
sang adik keliling kampung menjajakan opak buatan sang ibu.
Quote:Quote:4. Misteri Sang Bapak
Ini adalah misteri yang paling susah dipecahkan. Banyak info yang beredar
tapi masih belum dapat dibuktikan kebenarannya.
Menurut cerita sang Ibu, sang Bapak sudah lama pergi meninggalkan keluarga itu. Menurut sang Ibu. sang bapak adalah seorang aktivis. Banyak yang mencurigai kalau sang bapak sebenarnya diculik oleh tentara kemudian dibunuh saat masa orde baru.
Salah satu kabar yang beredar seputar keberadaan sang bapak seperti ini:

Ketika ane konfirmasi ke sang Ibu, si Ibu bilang itu info palsu. Malah sang Ibu curiga, kalau tentara itulah yang menculik sang bapak.
Informasi terakhir yang ane denger, sang bapak ternyata masih hidup. Ia menyelamatkan diri dari penculikan. Tapi kini sang bapak sudah bahagia dengan keluarga barunya:
Yaudah lah ya..
Quote:Quote:5. Sang Bapak Juga Kangen Keluarganyatapi masih belum dapat dibuktikan kebenarannya.
Menurut cerita sang Ibu, sang Bapak sudah lama pergi meninggalkan keluarga itu. Menurut sang Ibu. sang bapak adalah seorang aktivis. Banyak yang mencurigai kalau sang bapak sebenarnya diculik oleh tentara kemudian dibunuh saat masa orde baru.
Salah satu kabar yang beredar seputar keberadaan sang bapak seperti ini:
Ketika ane konfirmasi ke sang Ibu, si Ibu bilang itu info palsu. Malah sang Ibu curiga, kalau tentara itulah yang menculik sang bapak.
Informasi terakhir yang ane denger, sang bapak ternyata masih hidup. Ia menyelamatkan diri dari penculikan. Tapi kini sang bapak sudah bahagia dengan keluarga barunya:
Walaupun
sudah memiliki keluarga baru, sang bapak ternyata juga masih menyimpan
kangen pada istri dan anaknya. Waktu ane gugling soal keluarga Khong
Guan, ane gak sengaja nemu kaleng Khong Guan jadul di mana gambarnya
sang ibu dan anak-anaknya lagi piknik.

Karena di situ gak ada sang bapak, ane yakin ini fotonya diambil pas bapaknya udah pergi. Jadi mereka liburan untuk melupakan segala masalah.
Nah, , kaleng jadul itu ternyata dijual. Lucu aja, kaleng tua udah karatan dijual. Dan ane makin terkejut saat ternyata kaleng itu ada yang beli.

Dari situ ane ngambil kesimpulan kalau yang beli adalah sang bapak untuk mengobati kangen. Ane hanya bisa berdoa semoga keluarga ini baik-baik aja.
Karena di situ gak ada sang bapak, ane yakin ini fotonya diambil pas bapaknya udah pergi. Jadi mereka liburan untuk melupakan segala masalah.
Nah, , kaleng jadul itu ternyata dijual. Lucu aja, kaleng tua udah karatan dijual. Dan ane makin terkejut saat ternyata kaleng itu ada yang beli.
Dari situ ane ngambil kesimpulan kalau yang beli adalah sang bapak untuk mengobati kangen. Ane hanya bisa berdoa semoga keluarga ini baik-baik aja.
Jadi
buat yang keluarganya masih lengkap, bersyukurlah. Jangan banyak
membantah. Keluarga Khong Guan yang udah gak lengkap aja bisa tetap
terlihat bahagia. Masak kalian enggak?
