Identitas dan Motif Pria Penerobos Laga AS vs Belgia Akhirnya Terungkap



Seorang pria masuk ke dalam lapangan saat laga 16 besar Piala Dunia 2014 antara Belgia dan Amerika Serikat berlangsung. Ternyata, ia membawa pesan politik bukan sembarang masuk saja.

                

Pada laga di Salvador hari Selasa, 1 Juli 2014 atau Rabu dini hari WIB, wasit harus menghentikan laga sebentara saat pertandingan berjalan 16 menit karena adanya sebuah gangguan.

Seorang pria menggunakan baju warna biru dengan logo pahlawan super, Superman, masuk ke dalam lapangan sambil menunjukan pesan di dalam kausnya. Pemain Belgia, Kevin De Bruyne, sempat ingin menghentikannya namun baru digiring keluar saat dibawa oleh petugas lapangan.

Ternyata, menurut La Gazzetta dello Sport, ini bukan aksi pertama kali pria tersebut. Pria yang diketahui  bernama Mario Ferri tersebut sudah beberapa kali melakukan aksi serupa. Sebelumnya, ia pernah menganggu laga semifinal Piala Dunia 2010 antara Jerman dan Spanyol.

Kali ini, pria Italia itu tak sekedar ingin nampang. Ferri menunjukan pesan sosial. #SAVE FAVELAS CHILDREN (selamatkan anak-anak Favela, perkampungan kumuh di Brasil) dan #CIRO VIVE terpampang di baju pria tersebut.

Tanda pagar #CiroVive sudah banyak digunakan masyarakat sepakbola untuk memberikan dukungan pada Ciro Esposito, suporter Napoli yang tewas pekan lalu setelah tertembak jelang final Piala Italia bulan Mei silam.

Sedangkan pesan lainnya ditujukan untuk pemerintah Brasil, yang dianggap tidak bisa memperbaiki kondisi pemukiman kumuh yang banyak tumbuh atau dikenal dengan Favelas. Padahal, mereka bisa menghamburkan miliran Dollar untuk Piala Dunia 2014 dan Olimpiade 2016.

Setelah dibawa keluar lapangan tanpa insiden berarti, laga Belgia kontra Amerika Serikat pun terus berjalan.








Back to Top

Artikel Terkait Lainnya

Back to Top