Mobil listrik buatan Amerika Serikat, Tesla, rupanya tak henti-hentinya mendapat perhatian di dunia otomotif. Beberapa waktu terakhir, mobil itu kerap dikaitkan dengan sejumlah insiden kebakaran secara tiba-tiba.
Kabar yang paling hangat ialah kecelakaan Tesla di Los Angeles beberapa waktu lalu. Saat itu, Tesla yang dibawa kabur pencuri tiba-tiba terbakar dan menabrak deretan mobil serta pejalan kaki.
Jalopnik, Senin 14 Juli 2014, melaporkan, kini kabar mengejutkan kembali datang dari Tesla. Seorang pemilik kendaraan model S secara tiba-tiba menabrakkan mobil listrik itu ke palang iklan milik salah satu showroom Tesla.
Tentu saja, kabar ini mencuri banyak perhatian orang. Laporan menyebutkan jika pelaku menabrakkan mobilnya dengan sengaja. Hal yang paling mencengangkan adalah, mobil yang ditabrakkannya merupakan mobil yang baru dibeli kurang dari satu menit sebelum insiden itu berlangsung.
Seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya menuturkan, kejadian itu berlangsung cepat. Ia pun bersama banyak pihak hingga kini masih bertanya-tanya tentang apa motif yang merasuki pikiran pelaku untuk merusakkan mobil yang baru dibeli itu.
Karena merasa menjadi momen yang langka, ia bersama para saksi lainnya berusaha menjepretnya dengan telepon seluler mereka sebagai bukti, di tempat kejadian perkara (TKP).
Ketika dikonfirmasi terkait insiden ini, Tesla kembali bungkam. Tesla memilih menutup mulut mereka rapat-rapat agar terhindar dari berita miring yang sering dialamatkan beberapa media otomotif belakangan ini.
Kendati demikian, polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan terkait motif dan niat pelaku yang menabrakkan mobilnya tersebut. (art)

