Pelatih Chelsea, Jose Mourinho, rela mengorbankan anaknya demi terbang ke Barcelona untuk merampungkan transfer Cesc Fabregas.
Fabregas sempat ragu apakah Chelsea adalah klub yang tepat untuknya. Apalagi, ia pernah membela rival The Blues, Arsenal. Namun, sikap Mourinho langsung membuatnya yakin dengan keputusan hengkang ke Stamford Bridge.
Suatu hari, Mourinho lebih memilih terbang ke Barcelona ketimbang menemani pertandingan pamungkas anaknya bersama tim junior Fulham di musim 2013/2014. Pria berusia 51 tahun itu biasanya selalu mendampingi sang anak ketika bermain.
"Ketika mengetahui Chelsea ingin mendatangkan saya, saya mempelajari situasi dengan baik, dan bicara dengan seluruh keluarga. Tapi, setelah itu saya bicara dengan bos di hari Jose Mourinho datang menemui saya," ujar Fabregas, dikutip dari Mirror.
"Saya ingat waktu itu hari Minggu siang. Ia terbang ke Barcelona dan melewatkan pertandingan pamungkas anaknya di musim ini. Melihat ia melakukan hal itu membuat saya yakin betapa Chelsea menginginkan saya. Itu memberikan saya semangat," ia mengakhiri.
Fabregas menjadi amunisi anyar The Blues selain Diego Costa dan Filipe Luis. Saat ini, London Biru tengah menjalani pramusim di Austria.

