Ada Indonesia dalam Rekaman Percakapan Pemberontak Pro-Rusia Soal MH17.....??


Sejumlah media memberitakan rekaman sadapan pembicaraan antara pemberontak Ukraina dengan agen intelijen Rusia mengenai jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17. Bahkan Indonesia disebut-sebut dalam percakapan itu.



Situs berita Ukrainska Pravda memposting rekaman audio yang diklaim sebagai sadapan komunikasi antara pemberontak pro-Rusia dan seorang agen Rusia tersebut. Berikut transkrip rekaman tersebut menurut Ukrainska Pravda yang sangat pro-pemerintah Ukraina, seperti dilansir harian Sydney Morning Herald, Sabtu (19/7/2014).

"Kami baru saja menjatuhkan sebuah pesawat," ujar seorang pemberontak yang diidentifikasi sebagai Bes (Demon) kepada seorang agen intelijen militer Rusia.

Setelah itu, dua militan bernama Major dan Greg membahas tentang jatuhnya pesawat tersebut.

Major: Pesawat hancur berkeping-keping di udara, dekat dengan tambang Petropavlovskaya. Ada 200 yang tewas. Kami telah menemukan 200 yang pertama. Itu pesawat sipil.

Grek: Bagaimana keadaan di sana?

Major: Yah, kami 100 persen yakin itu pesawat sipil.

Grek: Apa ada banyak orang?

Major: F---! Serpihan jatuh langsung ke halaman-halaman. 

Grek: Pesawat apa itu?

Major: Saya belum tahu. Saya belum mendekat ke serpihan utama. Sekarang saya ada di dekat tempat jasad-jasad pertama mulai berjatuhan. Di sini ada sisa-sisa kursi, mayat-mayat...

Grek: Apa ada senjata?

Major: Tak ada sama sekali. Barang-barang milik warga sipil, memo medis, handuk, kertas toilet.

Grek: Apa ada dokumen-dokumen?

Major: Ya. Satu dokumen milik seorang mahasiswa asal Indonesia. Dari Thompson University. 

Pesawat MH17 yang mengangkut 298 orang jatuh di kawasan Ukraina timur yang dikuasai para separatis pro-Rusia pada Kamis, 17 Juli lalu. Pejabat-pejabat Amerika Serikat meyakini pesawat Boeing 777 tersebut ditembak jatuh dengan sebuah rudal darat-ke-udara.








Back to Top

Artikel Terkait Lainnya

Back to Top