Mikrofon Jusuf Kalla Berkali-kali Mati Saat Kampanye di Aceh
Cawapres nomor urut 2 itu akhirnya mengakhiri pidatonya lebih cepat.
Mikrofon yang digunakan Kalla untuk berorasi berkali-kali mati sehingga pidatonya terganggu. Kejadian ini membuat panik panitia. Pengunjung yang hadir di ruangan itu pun gaduh.
Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, yang mendampingi Kalla, juga ikut memeriksa mikrofon yang digunakan Kalla. Usai mengecek sana-sini, akhirnya diketahui seluruh mikrofon yang digunakan pada acara itu ternyata mengalami gangguan.
Setelah berulang-kali pidato Kalla berputus karena mikrofon bolak-balik mati, akhirnya Kalla memilih untuk mengakhiri pidatonya lebih cepat. Dia hanya berorasi selama sekitar 15 menit
“Jika diberi amanah, Insya Allah kami akan jaga amanah itu dengan seksama. Setelah itu kita akan bekerja untuk lima tahun ke depan,” kata mantan Ketua Umum Golkar yang menjadi wakil presiden pada periode pertama pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono itu.
Di awal pidatonya, Jusuf Kalla sempat menyinggung adanya kaitan antara Aceh dengan daerah asalnya, Makassar di Sulawesi Selatan. Menurut Kalla, orang Makassar yang dikenal sebagai orang Bugis dulu sempat menjadi raja di Aceh. (ren)
sumber | digali.blogspot.com
