Megawati Soekarnoputri mengungkapkan alasannya tidak maju menjadi calon presiden (capres) di pemilu presiden (2014).
Ia mengatakan keputusannya menjadikan Joko Widodo calon presiden (capres) bukan tanpa alasan. Menurutnya, dia sudah melakukan 'dialog langsung' dengan almarhum Bung Karno sebelum memutuskan pencapresan Jokowi.
Suatu hari saat masih menjabat sebagai Walikota Solo Jokowi mengajak Megawati 'blusukan' ke tempat-tempat kumuh. Selama blusukan Megawati memperhatikan bagaimana Jokowi memperlakukan rakyat.
Dari hasil blusukan itu Megawati mengaku sempat membangun dialog dengan Bung Karno untuk menanyakan kepantasan Jokowi menjadi capres.
"Aku nanya, 'Pak Si Krempeng itu kayaknya bagus loh pak?," kata Megawati, pada mendiang Bapaknya dalam dialog itu.
Megawati mengaku mendengar jawaban Bung Karno atas pertanyaannya. Menurutnya Bung Karno menilai Jokowi sebagai sosok pemimpin yang tahan banting.
"Dia itu tahan banting," kata Sukarno.
Mega mengaku dirinya sudah lelah menjadi presiden dan hidup di lingkungan istana.
"Banyak yang tanya 'kenapa Ibu tidak mau jadi presiden?' Capeklah saya. Saya lahir udah jadi anak presiden," kata Megawati. (*republika)

