Kerepotan Mengurus Aset Sejarah, Mesir Berencana Menjual Piramida
Pemerintah Mesir memutuskan untuk memberikan hak sewa dan pengelolaan situs-situs purbakala kepada pihak asing. Kementerian Keuangan Mesir mengusulkan langkah tersebut guna mengatasi krisis ekonomi.
Sekretaris Jenderal Peninggalan Benda Purba di Mesir, Adel Abdel Sattar membenarkan adanya usulan tersebut. Penawaran itu kata dia terdiri dari pengelolaan situs purba seperti Piramida Giza, Sphinx, Kuil Abu Simbel dan Kuil Kuno di Lembah Luxor.
Dalam siarannya di Mesir OnTV, Sattar mengatakan negara sedang kewalahan mengalokasikan anggaran perawatan dan pengelolaan aset sejarah paling berharga di negeri tersebut. ”Ini adalah solusi tercepat menghasilkan dana untuk mengakhiri krisis,” katanya seperti dilansirAlarabiya.
Krisis keuangan pascarevolusi 2011 di Mesir masih menggerogoti Negeri Piramida ini. Industri pariwisata sebagai penghasil devisa nomor wahid, nyaris lumpuh lantaran kericuhan politik yang intens setahun belakangan.
Pemerintah mati-matian mengembalikan kelesuan ekonomi tersebut. Upaya peminjaman dana talangan dari Bank Dunia dan Lembaga Moneter Internasional (IMF) belum mencapai titik terang.
Angka tersebut sebanding dengan rencana Presiden Muhammad Mursi untuk berhutang kepada IMF sebesar 350 miliar dolar AS. Namun Sattar menolak mengiyakan keterlibatan Pemerintahan Abu Dhabi tersebut.
Sementara itu, Dewan Agung peninggalan Benda Purba menentang rencana itu. Lembaga eksekutif tersebut menilai langkah tersebut adalah bentuk kemalasan mencari solusi resesi. Dewan Agung juga menyurati Kementerian Keuangan untuk menarik rencana tersebut.
http://www.kaskus.co.id/thread/513172d1e374b4bc60000008/kerepotan-mengurus-aset-sejarah-mesir-berencana-menjual-piramida/| digali.blogspot.com

