Seorang pria Finlandia terbang menuju Hong Kong tiba- tiba naik pitam di atas pesawat. Ia menodong kru pesawat dengan sebatang permen cokelat batangan dan mengancam untuk menurunkannya di Rusia.
Antti Oskari Manselius (23) menaiki Cathay Pacific menuju ke Hong Kong. Menurut keterangan dua pramugari di sidang mereka melihat Manselius berjalan ke arah cockpit dengan dua selimut membungkus kepala dan badannya. Ia lalu mengarahkan sebatang cokelat Toblerone seperti pedang ke arah kru pesawat berteriak ia ingin diturunkan di Sochi, Rusia.
“Saya merampok pesawat ini sekarang. Saya ingin melihat Olimpiade di Sochi, turunkan saya dari pesawat sekarang,” tutur pramugari Leung Hiu-lung saat menjadi saksi di sidang. Dilansir dalam Reuters (20/04/2014) Ia menambahkan Manselius sangat marah dan perilakunya seperti ingin melukai kru dan penumpang pesawat.
Leung menyatakan penumpang tersebut tidak melakukan kekerasan, hanya mengayunkan cokelat tersebut saat berteriak. Berusaha menenangkan Manselius, Leung menjelaskan perjalanan ini mengarah langsung ke Hong Kong dan tidak akan berhenti di Rusia.
Penumpang, mantan polisi, dan kru pesawat lalu memborgol Manselius, mereka juga mengikat kaki dan dadanya dengan sabuk pengaman ekstra. Setelah mendarat di Hong Kong, Manselius ditangkap dan dimasukkan dalam pusat psikiatrik.
Seperti yang dikutip dalam South China Morning (20/04/2014) Manselius sebelumnya melakukan ancaman bom palsu pada penerbangan menuju Amsterdam, Jumat (14/02/2014). Hal tersebut tidak benar dan menjadi bahan lelucon. Manselius dinyatakan tidak bersalah atas dugaan tidak tertib dan memberikan informasi salah.
(odi/dni)

