Wajah berjenggot kini kembali tren di kalangan pria. Jika dulu wajah berjenggot hanya dilakukan oleh pengendara motor besar atau kalangan hippies, tapi sekarang seluruh aktor pemenang piala Oscar sampai bintang sepak bola Australia ikut-ikutan tampil dengan wajah berbulu ala Ned Kelly. Kios pangkas rambut yang melayani jasa cukur kumis dan jenggot pun bermunculan di seluruh Australia.
Pemangkas rambut pria, Nathan Meers telah menekuni profesi mencukur rambut pria selama 15 tahun dan baru-baru ini ia membuka kios pangkas rambut bertema retro di Sydney.
Nathan Meers mengaku belakangan ia semakin sering melayani pelanggan yang tampil berjenggot. Dalam satu hari ia bisa sampai lima kali merapikan jenggot pelanggannya.
"Terutama dalam kurun waktu 2 sampai 3 tahun terakhir ini ada lonjakan besar pelanggan yang memelihara jenggot. Sepertinya tampil dengan wajah brewok berjenggot kini kembali menjadi tren dikalangan pria,” tuturnya, belum lama ini.
“Dalam lima tahun terakhir biasanya orang-orang hanya memelihara jenggot yang tipis, tapi sekarang mulai banyak orang yang memelihara jenggot yang panjang.
"Saya pikir tampaknya pria hanya sedikit muak dengan gaya klimis dan rapi ala pria metroseksual. Jadi kemudian mereka lebih memilih tampil dengan sedikit berantakan dan wajah berkumis dan jenggot." Kata Nathan.
Salah seorang pelanggan Nathan, Mark mengaku sejak memelihara jenggot dia mendapat perlakuan yang berbeda.
"Entah kenapa mungkin ini hanya psikologis saja atau memang sebenarnya terjadi, tapi saya merasa dengan memelihara jenggot pria menjadi lebih dihormati. Saya perhatikan hal itu ketika di toko misalnya, penjaga toko bersedia melayani saya lebih lama ketika berbelanja,” kata Mark.
Tren memelihara jenggot di kalangan pria ini juga turut mempengaruhi penjualan silet cukur, karena pria sekarang tidak mencukur jenggotnya sesering dulu.
Perusahaan silet cukur raksasa merek Gillette, Procter and Gamble, mencatat ada penurunan pendapatan sebesar 17% pada pertengahan Desember lalu.
Trend memelihara jenggot ini menjadi tidak terkendali di sejumlah kota pusat gaya di dunia seperti Brooklyn, New York, dimana banyak pria yang kesulitan menumbuhkan jenggot diwajahnya rela membayar hingga $US8,500 hanya untuk menumbuhkan jenggot tipis di wajahnya atau sekalian melakukan operasi pencangkokan rambut di wajah – prosedur operasi yang membantu membuat jenggot terlihat lebih tebal dan tumbuh tidak merata.


No comments:
Post a Comment