Masih ingatkah dengan aksi protes seorang pria yang menghancurkan sedan BMW M6 miliknya, tepat di depan gedung acara perhelatan otomotif Frankfurt Motor Show 2013.
Aksi tersebut dilakukannya terkait pelayanan servis dan garansi yang didapatkan dari BMW dianggap tidak memuaskan.
Kini, dilansir Autoevolution, Jumat 7 Maret 2014, pria yang diketahui bernama Hadi Pourmohseni, kembali meluapkan amarahnya dengan menghancurkan BMW M6 yang sama persis ketika dia merusaknya di depan acara Frankfurt Motor Show 2013.
Bahkan kemarahannya tersebut kini dilakukan di acara otomotif juga, di depan gedung tempat gelaran Geneva Motor Show 2014 di Geneva, Swiss.
Pourmohseni yang diketahui merupakan seorang pengusaha asal Italia kembali menghancurkan mobilnya bagian demi bagian dengan menggunakan palu besar.
Terakhir kali, pertikaian antara Pourmohseni dan BMW, kabarnya perusahaan mobil asal Jerman itu telah memberikan kompensasi dari kejadian yang dilakukan Pourmohseni. Namun, Pourmohseni justru semakin menggila dengan aksinya.
Kekecewaaan tersebut pecah ketika mobil seharga 100.000 pound sterling (setara Rp1,8 miliar pada saat itu) yang diibelinya pada 2008 itu selalu terasa getaran, suara berisik, serta ada guncangan saat melakukan perpindahan gigi.
Pourmohseni juga mengaku, telah beberapa kali melakukan perbaikan di beberapa tempat servis BMW di Italia. Namun, hasilnya nihil. Masalah itu tidak hilang.
Bahkan, dia pernah diminta untuk dibawa ke Munich, Jerman dan mengirimkan surat keluhan, namun hal itu tidak ditanggapi pihak BMW.
Kini publik kembali bertanya, apakah perhelatan otomotif besar berikutnya Pourmohseni bakal kembali menghuncurkan mobilnya?
Sebelumnya, Pourmohseni dibantu temannya Kumpel Thomas Brunner meluapkan amarahnya dengan menghancurkan mobil sedan BMW M6 miliknya, tepat di depan acara digelar.


No comments:
Post a Comment