JIKA pada biasanya Anda melihat sebuah taman berada di area luas, berbeda dengan taman yang satu ini. Tak banyak yang berbeda dari penampilan taman ini, karena masih memiliki unsur penghijauan seperti rumput yang dihiasi oleh bunga-bunga, serta kursi kayu sebagai pelengkapnya. Namun yang menjadikan taman ini berbeda adalah letaknya yang berada di bekas jalan layang kereta api.
Awalnya bangunan tersebut merupakan bekas jalur kereta api barang di Manhattan pada awal 1900-an. Namun, pada tahun 1980-an, karena pembangunan jalan dan transportasi lebih ramai di jalan raya, dan perjalanan kereta api tak lagi dilanjutkan, dibuatlah High Line ini.
Taman ini dibangun untuk memberikan nuansa hijau di tengah hiruk pikuknya perkotaan. Selain itu memanfaatkan bangunan yang tak terpakai menjadi ruang publik yang berguna bagi khalayak banyak. Luas dari taman ini mencakup 1.6 kilometer dan terletak di NewYork, Amerika Serikat. Jembatan yang telah berubah menjadi taman ini merupakan ikonik penghijauan baru yang membentang dari Gansevoort Street, melintasi pemukiman Chelsea menuju West Side Yard berdekatan dengan Javits Convention Centre.
Saat ini kehadiran taman ini cukup menjadi atraksi wisata populer bagi masyarakat lokal maupun wisatawan asing yang kebetulan datang berkunjung ke Amerika Serikat. Karena menurut mereka, kehadiran taman gantung ini cukup unik mengingat keadaan kota Amerika Serikat yang padat dengan kesibukan masyarakatnya seperti yang dilansir dari whenonearth.
(ftr)








No comments:
Post a Comment