gara-gara Salah Tulis Nama, Koran Amerika ini RALAT BERITA 161 Tahun yang Lalu


 Lebih baik terlambat daripada tidak pernah sama sekali. Mungkin pepatah ini menginspirasi salah satu koran di Amerika Serikat untuk meralat beritanya meski sudah diterbitkan lebih dari seratus tahun lalu.

Koran the New York Times menerbitkan sebuah koreksi pada Selasa (4/3) untuk sebuah artikelnya yang ditulis pada 20 Januari 1853, lebih dari 161 tahun lalu, tentang memoar seorang pria yang menginspirasi film '12 Years a Slave' dan meraih penghargaan Piala Oscars untuk kategori Film Terbaik pada Ahad kemarin, seperti dilansir stasiun televisi CBS News, Rabu (5/3).

The New York Times menjelaskan bahwa cerita tentang Solomon Northup, seorang pria kulit hitam merdeka yang diculik dalam perbudakan, ternyata salah ditulis namanya, dalam dua cara berbeda.

Nama keluarganya saat itu ditulis sebagai 'Northrup' dalam judul artikel dan 'Northrop' di dalam artikel itu sendiri.

Pihak the New York Times mengatakan kesalahan itu muncul pada Senin kemarin, setelah seorang pengguna Twitter menunjukkan artikel di arsip koran yang didirikan pada 1851 itu.

Pengguna Twitter itu, tampaknya, adalah Rebecca Skloot, penulis buku 'The Immortal Life of Henrietta Lacks'.

Setelah koreksi dilakukan, Rebecca berkicau, 'Ironinya, tentu saja, adalah bahwa saya seorang pengeja dan pengoreksi terjemahan yang mengerikan'.

[fas]







No comments:

Post a Comment



Back to Top

Artikel Terkait Lainnya

Back to Top