Iklan rokok memiliki pengaruh besar pada mahasiswa yaitu meningkatkan dorongan mereka untuk merokok sebesar 22%.
Studi mahasiswa Pittsburgh dan dipimpin oleh psikolog Steven Marino menemukan fakta iklan rokok, atau adegan merokok dalam sebuah tayangan film atau musik, bahkan sudah memiliki efek saat iklan atau tayangan itu berlangsung dan bisa berlanjut hingga tujuh hari.
"Efek pesan-pesan pro-merokok tampaknya menjadi tahan lama bukan sesuatu yang hanya berlangsung selama beberapa menit atau bahkan sehari," kata Steven Martino, co-penulis studi dan psikolog untuk organisasi penelitian nirlaba Rand Corporation kepada Daily News seperti dilansir dari nydaily, Rabu (20/11/2013).
Kabar baiknya, iklan kampanye anti merokok juga bisa memiliki efek yang kuat.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Adolescent Health melibatkan 134 mahasiswa di Pittsburgh dengan rentan usia 18-24 yang dilakukan selama tiga minggu.
Mereka adalah mahasiswa yang perokok dan non perokok ditanyai tentang seberapa sering mereka terkena pesan pro merokok baik di televisi atau media iklan outdoor seperti SPBU.
"Mereka melaporkan niat yang lebih besar untuk merokok , dan menjadi kurang mampu menolak tawaran untuk merokok," kata Martino . [mor]
sumber | digali.blogspot.com

