Pria Polandia ini NGEDADAK KAYA setelah MENEMUKAN MESIN WAKTU Nazi


Warga Polandia khususnya warga kota Warsawa dikejutkan dengan pengakuan seorang pemuda yang mengaku medapatkan kekayaan setelah melakukan perjalanan waktu ke tahun 1851.

Adalah Olka Piszczek (red baca : Oelka Pistcek), pemuda berusia 21 tahun ini menemukan sebongkah drum minyak berukuran besar ketika dia sedang menyemai gandum di ladang kakeknya. Setelah diselidiki drum besar yang berdiameter 3 kaki tersebut, ternyata bukan drum biasa. 

Olka pun bergegas mengangkut drum tersebut ke gudang milik kakeknya dengan truk. Olka semakin curiga dengan penampakan drum tersebut. Karena selain memiliki simbol tentara nazi, setelah di bersihkan ternyata merupakan sebuah mesin dengan tombol tombol yang rumit. 

Olka tidak memberikan keterangan secara detail bagaimana cara penggunaan benda tersebut. 
" Saya perlu meneliti, dan mencoba berbagai kombinasi tombol demi tombol dari alat tersebut. Setelah percobaan gila selama 15 hari berturut turut, benda tersebut mengeluarkan semacam portal, dan saya mulai menduga bahwa alat tersebut adalah mesin waktu milik tentara nazi" ujar Olka saat diwawancarai oleh tim bbc.co.uk.

Seperti dilansir oleh thenews.pl (18/10/2013), dalam empat bulan terakhir Olka telah melakukan perjalanan waktu sebanyak 45 kali ke masa lampau dan masa depan. Pemuda ini mengaku pernah melakukan perjalanan ke tahun 2030, dia menyebutkan bahwa teknologi manusia di tahun tersebut sangat mutakhir, teknologi robot dan gadget kian merambah kehidupan sahari hari. Namun di tahun tersebut, manusia sedang dilanda kepanikan. Pasalnya asteroid Apophis yang diramalkan para astronom akan menabrak bumi pada tahun 2036, di tahun 2030 Asteroid Apophis dapat dilihat di langit pada malam hari dengan mata telanjang. Keterangan tersebut semakin meyakinkan bahwa tahun 2036 sebagian peradaban bumi akan musnah. 

Lalu bagaimana Olka Piszczek bisa mendapatkan kekayaan dari mesin waktu tersebut. "Saya sempat berfikir untuk menyewakan masin waktu itu dengan harga yang mahal, namun itu adalah ide yang sangat berbahaya. Lalu saya mendapatkan ide cerdas untuk mendapatkan uang dari benda ini" ujar pemuda tersebut di apartemen mewah barunya. Ternyata ide Olka sangat brilian. Dengan bermodalkan uang sebanyak $1300 dia pergi ke tahun 2017 dan membeli 12 unit iPhone dan iPad, yang notabene di tahun 2017 produk Apple tersebut sudah sangat murah. 

Tim jurnalis BBC penasaran apa yang dilakukan Olka terhadap gadget tersebut sehingga bisa memperoleh kekayaan? ternyata Olka pergi ke tahun 1851 dan menukarkan gadget iPhone dan iPad pada orang orang kaya di tahun tersebut dengan emas berkilo kilo gram. " Sungguh seperti mimpi bisa berjalan jalan ke masa lalu dan masa depan, bayangkan saja saya pulang ke rumah dengan 2 tas penuh berisi emas hampir 100 Kg. Orang orang di masa lalu tersebut menganggap iPad sebgai benda ajaib, yang bisa dipakai menonton, memotret, dengar Beethoven dan main game, mereka rela membayar dengan harga tinggi" tutur Olka dengan nada bangga. Dengan uang yang dimilikinya, Olka Piszczek telah merubah kehidupannya dan keluarganya. Dia juga mengaku telah menyumbangkan uang sejumlah 1,5 juta dollar ke yayasan amal Eva Perรณn. 

Lalu dimanakan mesin waktu tersebut sekarang berada?." Walaupun benda tersebut telah mengubah kehidupan saya, namun saya setiap saat selalu dihinggapi rasa takut dan cemas, serasa akan ada yang merebut benda itu dan menembaki saya dari belakang. Akhirnya rasa cemas tersebut menuntun saya untuk menyerahkan benda tersebut ke pemerintah Polandia" ujar Piszczek dengan nada serius. Saat dimintai keterangan, Mentri Pertahanan Nasional Polandia, Bogdan Klich membenarkan penemuan tersebut. Namun dia tidak memberikan claim bahwa benda tersebut adalah sebuah mesin waktu, dia pun menolak dimintai keterangan lebih lanjut.






sumber | wowunic.blogspot.comhttp://www.kaskus.co.id/thread/526247850d8b46d44b00000b/hot-news-seorang-pemuda-polandia-mejadi-kaya-karena-menemukan-mesin-waktu-nazi/


Spoilerfor asteroid apophis:

VIVAnews - Keberadaan asteroid Apophis sudah diketahui sejak penemuannya pada 19 Juni 2004. Juga bahwa ia melintas dekat dengan Bumi.

Namun, baru-baru ini muncul sebuah laporan mengejutkan dari Rusia. Para astronom Rusia memprediksi asteroid Apophis akan menabrak Bumi 35 tahun mendatang. Tepatnya 13 April 2036.

Seperti dimuat RIA Novosti, Profesor Leonid Sokolov dari St Petersburg State University memperkirakan, pada 13 April 2029, Apophis akan mendekat Bumi dengan jarak 37.000 hingga 38.000 kilometer. Dan akhirnya menabrak Bumi di tanggal yang sama di tahun 2036. Badan Antariksa Rusia pun telah mengantisipasi hal ini.


Pernyataan ilmuwan Rusia didasarkan atas prediksi bahwa batu luar angkasa sepanjang 270 meter, atau lebih dari dua kali panjang lapangan sepak bola, akan melintasi apa yang disebut sebagai lubang kunci gravitasi saat melintas dekat Bumi pada 2029.

Jika memang Apophis melewati 'lubang kunci' saat berdekatan dengan Bumi, diperkirakan Apophis akan kembali dan bisa memukul Bumi pada 13 April 2036.

Namun, Badan Antariksa Amerika Serikat membantah, bahwa itu berarti kiamat bagi Bumi.

"Secara teknis, apa yang dikatakan ilmuwan Rusia benar. Bahwa mungkin Apophis akan menabrak Bumi," kata kepala objek dekat Bumi NASA, Donald Yeomans, seperti dimuat Space.com. Namun ditambahkan dia, kesempatan itu kecil, 1:250.000.

Dijelaskan Yeomans, situasi pada 13 April 2029, Apophis memang berada di dekat Bumi -- sekitar lima kali jari-jari Bumi. "Memang cukup dekat, namun kami sudah mengeyampingkan asteroid itu bakal menabrak Bumi saat itu," kata Yeomans.

Juga, kemungkinan Apophis melewati 'lubang kunci' yang lebih kecil dibandingkan besaran asteroid itu sangatlah kecil.

Skrenario yang lebih mungkin adalah, Apophis akan berada dalam jarak yang relatif dekat dengan Bumi pada akhir 2012 dan awal 2013. Saat itu pergerakannya akan terus diamati oleh teleskop Bumi dan sistem radar canggih.

Jika diperkirakan asteroid itu berdampak destruktif atau merusak, NASA akan membuat skema penyelamatan Bumi. Tujuannya, mengubah orbit asteroid -- mengurangi kemungkinan tubrukan pada 2036 sampai titik nol.

Kata Yeomans, ada beberapa cara untuk mengubah orbit asteroid. Yang paling sederhana, mengirimkan pesawat ruang angkasa menuju batu langit yang meluncur itu. Teknik yang sama digunakan pada 4 Juli 2005 lalu saat pesawat Deep Impact ditabrakan ke komet, Tempe.







Back to Top

Artikel Terkait Lainnya

Back to Top