Rummenigge percaya, musim semi adalah waktu terbaik untuk menggelar turnamen sepakbola 4 tahunan yang rencananya akan dilangsungkan di Qatar itu. Temperatur di Qatar yang ekstrem saat musim panas membuat FIFA memutar otak mencari waktu terbaik untuk menggelar Piala Dunia di salah satu negara Timur Tengah tersebut.
Bulan lalu, Presiden FIFA, Sepp Blatter, menerima pernyataan dari beberapa anggotanya yang menyatakan bahwa negara-negara di Timur Tengah tidak layak menggelar Piala Dunia karena terlalu panas. Namun, Rummenigge mengaku sudah menyarankan agar FIFA melakukan penelitian, untuk benar-benar menyadari seberapa mungkin menggelar turnamen sepakbola di Qatar.
“Tapi, yang menjadi masalah adalah, kami, liga, klub dan para pemain, harus mencari waktu terbaik. Semua orang siap untuk memindahkan waktu, tapi kami harus mencari waktu yang tidak mengganggu liga dan klub. Mungkin itu musim dingin, tapi mungkin saya bisa katakan lebih baik digelar April,” terang CEO Bayern Munich ini.
Sampai saat ini, FIFA belum menentukan jadwal yang pasti untuk Piala Dunia 2022. Namun, mereka terus mencari solusi terbaik demi memuaskan klub-klub dan para pemain. Belakangan juga sempat muncul wacana agar Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 diganti dengan negara lain.
sumber | wowunic.blogspot.com | http://pialadunia.viva.co.id/news/read/452561-asosiasi-klub-eropa-sarankan-piala-dunia-2022-digelar-april
