WashingtonPost melaporkan, angka tersebut sudah termasuk 10 juta unit iPhone 6 dan iPhone 6 Plus yang ludes dalam waktu tiga hari setelah keduanya dilepas ke pasaran pada 19 September lalu.
Berkat sepasang iPhone 'jumbo' tersebut, Apple berhasil menyedot pendapatan sebesar 42,1 miliar dolar AS (sekitar Rp504 triliun) dengan laba sebesar 8,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp101 triliun rupiah.
Seluruh angka yang diperoleh Apple selama tiga bulan ke belakang melebihi prediksi para analis Wall Street. Pendapatan pada periode ini naik sebanyak 13,3 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Dengan percaya diri, Apple memprediksi bahwa pada periode tiga bulan ke depan ia akan mendapatkan pendapatan dan keuntungan yang lebih besar dari yang didapatkannya di triwulan lalu.
Menurutnya, pendapatan akan naik ke angka 63,5 miliar dolar AS hingga 66,5 miliar dolar AS dengan 37,5 persen hingga 38,5 persennya berupa laba. [ikh]
sumber | digali.blogspot.com

No comments:
Post a Comment