Don Juan Pond adalah sebuah danau kecil sedalam mata kaki yang terletak di Lembah Kering McMurdo di Antartika, atau lebih tepatnya berada di Lembah Wright antara Asgard Mountain Range dan Olympus Mountain Range.
Dengan tingkat salinitas mencapai lebih dari 40 persen, situs ini merupakan danau terasin di bumi. Danau ini 18 kali lebih asin dari laut, atau dua kali lebih asin daripada Laut Mati. Meskipun terletak di salah satu wilayah paling dingin di Antartika, air di danau ini terbilang sangat asin dan karena itu juga danau ini tidak pernah membeku bahkan dalam suhu minus 40 derajat Celcius.
Diyakini bahwa Don Juan mendapat garam dari aliran air tanah yang merembes turun dari dasar dari Olympus dan Asgard Range, dan kemudian melarutkan mineral dari batuan sekitarnya. Namun, studi terbaru yang dilakukan oleh tim ahli geologi dari Brown University menunjukkan bahwa danau itu mendapat garam dari curah hujan, bukan air tanah.
Para peneliti menemukan bahwa ketika kelembapan di udara meningkat, permukaan garam yang berada di dekat danau menyerap kelembapan tersebut sebagai bagian dari proses yang disebut deliquescence. Air yang sarat akan garam itu kemudian menetes ke bawah melalui tanah yang gembur hingga mencapai lapisan permafrost di bawah bumi. Temuan ini memiliki implikasi yang besar karena itu menunjukkan bahwa genangan air seperti ini juga bisa terbentuk pada Mars.
Sebagaimana dilansir amusingplanet, gambar dari trek air di Don Juan sangat mirip dengan fitur baru yang dicitrakan di Mars yang disebut recurring slope lineae. Para ilmuwan bahkan telah lama berpendapat bahwa Don Juan Pond mungkin adalah lokasi terbaik untuk mensimulasikan kondisi di mana kehidupan di Mars mungkin ada.
Hal itu juga didukung dengan kondisi danau yang sangat ekstrem, termasuk suhu dingin yang intens, kegersangan, hipersalinitas dan radiasi ultraviolet yang sangat tinggi. Don Juan Pond dinamai sesuai dua pilot helikopter - Letnan Don Roe dan Letnan John Hickey, yang menemukan danau tersebut pada tahun 1961.
[des]





No comments:
Post a Comment