Bukan
China namanya, kalau tidak memiliki sesuatu yang menghebohkan atau
bahkan nyeleneh. Selain dikenal dengan perkembangan ekonominya yang
sangat pesat, masyarakat China juga dikenal memiliki kebiasaan atau
budaya yang sangat nyeleneh.
sumber | digali.blogspot.com
Mari kita simak bersama!
1.Menyusui orang dewasa
ASI rupanya menjadi
sesuatu yang dianggap mewah di kalangan kaum borjuis China. Kini, ada
banyak perusahaan yang menyewakan layanan menyusui bagi orang dewasa.
Xinxinyu, sebuah agensi di Shenzen, China, bahkan menawarkan layanan menyusu langsung pada wanita dewasa.
Namun, jika klien merasa
malu untuk melakukannya secara langsung, dia bisa menggunakan pompa
ASI. Para suster atau wanita yang bertugas untuk menyusui dibayar
sekitar 16.000 yuan (atau sekitar Rp 25,9 juta) per bulan.
2.Mengecat rumput
Agar tanaman selalu
tampak segar, petugas pertamanan di China menyemprotkan cat hijau pada
rumput dan tanaman di kota. Kok, bisa? Rumor ini sedang marak diperbincangkan secara online.
Beberapa gambar
menunjukkan bahwa petugas pertamanan China sedang menyemprot rumput dan
tanaman kota dengan pewarna hijau untuk membuatnya tampak lebih subur
dan hijau.
Beberapa foto yang
beredar di dunia maya memperlihatkan bahwa beberapa petugas pertamanan
tampak membawa selang panjang dan alat semprot. Mereka tampak
menyemprotkan semacam pewarna hijau ke rumput dan tanaman di pinggir
jalan besar.
Ketika diminta
penjelasan terkait apakah pewarna hijau yang digunakan itu berpotensi
berbahaya bagi lingkungan, perwakilan dari biro pembangunan pedesaan
mengatakan bahwa zat itu hanyalah pupuk hijau yang membantu rumput agar
terlihat jauh lebih baik.
Kegiatan ini awalnya
terungkap ketika warga setempat melihat tim penyemprot datang dengan
truk mereka dan berhenti di sepanjang jalan. Kemudian beberapa warga pun
mulai mengeluhkan pakaian dan alas kaki mereka berubah jadi hijau setelah melewati rumput-rumput di sekitar kota.
Petugas yang diberi nama
Top Green Turfing Agent ini ternyata ditugasi untuk membuat rumput
bersinar terang. Pewarna yang digunakan untuk itu diyakini tidak beracun
dan akan hilang sekitar 14 minggu setelah penyemprotan. Zat ini juga
akan mewarnai tanah di bawah rumput dan semak-semak yang ikut disemprot.
3.Dapat diskon jika pakai rok mini
Sebuah taman hiburan
yang mencakup resor dan klub golf di China Selatan telah memicu sebuah
kontroversi. Seperti dilansir Shanghai Daily, taman hiburan ini
menawarkan potongan harga untuk setiap pengunjung wanita yang mengenakan
rok mini.
Guilin Merryland Resort
di Guangxi berjanji akan memberi diskon setengah harga bagi pengunjung
wanita yang memakai rok mini 38 cm atau lebih pendek.
Secara kebetulan, pihak
resor juga menggelar sebuah festival air selama kampanye rok mini
berlangsung. Alih-alih menarik banyak pelanggan, resor ini malah menuai
kritik pedas dari masyarakat.
Seperti dikutip dari
Huffingtonpost, (16/07), penduduk setempat merasa terganggu dengan
promosi Guilin Merryland Resort. Mereka percaya bahwa itu akan mendorong
perilaku erotis dan vulgar, yang tujuannya hanya uang.
Ini bukan pertama
kalinya China menarik pengunjung wanita dengan promosi diskon yang unik.
Tahun lalu, semua wanita yang masih perawan bebas tiket masuk ke Festival Zhouluo Wild Osmanthus Fragrans.
4.Facekini
Di China, kulit gelap
atau cokelat dianggap tidak cantik dan kusam. Akibatnya, untuk membuat
kulit mereka tetap putih bersinar, para wanita di China memiliki
kebiasaan aneh memakai Facekini.
Facekini adalah masker
pelindung yang menutupi seluruh kepala, kecuali mata, hidung, dan mulut.
Tren ini sangat populer di kota Qingdao, China, di mana masker ini
biasa digunakan oleh orang-orang untuk melindungi diri dari sinar UV
saat tanning dan dari ubur-ubur saat berada di pantai.
5.Terapi pura-pura mati
Terapi pura-pura mati
sempat marak di China. Prosedur ini diperuntukkan bagi mereka yang
memiliki masalah psikologis atau mental. Para pelanggan sebelumnya akan
diminta untuk menulis surat wasiat, lalu tidur dalam peti mati selama
lima menit. Terapi aneh ini sempat populer di Shenyang, ibukota
Liaoning, China.
Sejauh ini, ada lebih dari seribu orang yang telah menjalani terapi unik tersebut. Saat pasien
tidur di dalam peti mati, surat wasiat mereka akan dibacakan selama
upacara kematian berlangsung. Setelah itu, mereka akan dibangunkan
kembali dengan suara bayi menangis.
sumber | digali.blogspot.com





