Merek-merek ternama di dunia roda empat, khususnya mereka para perancang supercar, memang kerap kali memutuskan untuk sedikit nyeleneh dengan mencoba-coba langkah baru, antara melebarkan sayap dan karena alasan lainnya.
Lamborghini ternyata adalah salah satu merek yang memutuskan langkah untuk mencoba membuat sepeda motor. Namun keputusan ini berangkat dari kondisi ketika mereka sedang mengalami masalah keuangan dan dinyatakan bangkrut pada tahun 1978.
Setelah mengalami kendala keuangan dan diambil alih oleh pengadilan Italia, Lamborghini akhirnya dibeli oleh pengusaha makanan, Jean-Claude dan Mimran. Saat itu mereka berpikir bahwa dalam mengatasi persoalan ini, mungkin teknologi Lamborghini bisa diarahkan untuk kendaraan lain, misalnya perahu motor atau sepeda motor.
Sebuah prototipe sepeda motor Lamborghini pun lahir yang diberi nama 'Lamborghini Design of 1986'. Motor bergaya superbike itu terlihat menonjol dengan desain guratan aliran udara yang justru malah mengingatkan kita pada desain Ferrari Testarossa.
Sepeda motor Lamborghini itu dirancang oleh Thierry Henriette, spesialis sepeda motor balap asal Perancis, Boxer Bike (kini bernama Boxer Design). Sementara itu, ide soal rangkanya diperoleh dari Claude Fior (pembuat Fior 500, salah satu motor balap dalam GP Jepang).
Mesin Kawasaki pun dicangkokkan sebagai jantung pacu. Dua model pun terpilih untuk dipasangkan, yakni 900 cc dari Kawasaki ZX dan 1.000 cc dari Kawasaki RX.
Komposisi motor ini pun lumayan jor-joran dan memang didorong untuk mewujudkan menjadi motor bertenaga. Rangkanya berbahan aluminium yang lumayan canggih pada zamannya, dan rem dengan kaliper berlapis kadmium.
Motor ini pun disebut-sebut berjumlah tak lebih dari 40 unit. Entah berapa yang masih utuh dan hidup di tangan kolektor.
(kpl/why/rd)


