Penampakan1. Evina (Electric Vehicle Indonesia)
Spoiler for Evina:
Spoiler for pic:
Spoiler for pic1:
Spoiler for pic2:
Spoiler for pic3:
Mobil jenis city car dan berpenumpang empat orang tersebut memiliki spesifikasi baterai lithium ion 36 buah dengan kapasitas baterai 21 kWh. Mampu berjalan sejauh 130 km untuk sekali charge. Mobil listrik ini juga bisa di-charge di rumah dengan tegangan 220 V dengan masa charge sekitar 4-5 jam.
Spoiler for tucuxi:
Spoiler for pic:
Spoiler for pic1:
Spoiler for pic2:
Namun kemesraan Dahlan dan Danet harus berakhir seiring kecelakaan mobil listrik Tucuxi yang dikendarai Dahlan.
Kini muncul nama baru di balik proyek terbaru pengembangan mobil listrik. Mobil listrik yang nantinya akan dinamai Selo ini dikembangkan oleh Riki Elson.Berikut Spesifikasi dan Harga Mobil Listrik Tucuxi :
Panjang : 4.426,9 mm
Lebar : 1.995 mm
Tinggi : 1.200 mm
Berat : 1.112,1 kg
Baterai : Lithium Iron Phosphate (LIFEPO4) atau Nano Lithium
Jelajah : 321-482 kilometer sekali isi baterai penuh
Tenaga : 200 KW (268 tenaga kuda)
Jarak sumbu roda : 3.110 mm
Jarak bebas ke tanah : 150,9 mm
Waktu pengisian : 4 jam
Kapasitas : 2 (plus 2 jika diperlukan), total 4 penumpang
Kecepatan maksimum : 193 km per jam
Bodi : Komposit aramid dan serat karbon
Perancang : Danet Suryatama
Harga : Rp 1,5 miliar .
Tapi 1 yang ane sayangkan gan, mobil ini belum di produksi lagi pasca kecelakaan
Spoiler for Selo:
Spoiler for pic:
Spoiler for pic1:
Spoiler for pic2:
Spoiler for pic3:
Untuk desain, Dahlan menyerahkan semuanya rancangan mobil kepada Ricky. Untuk harga, mantan bos PLN ini menuturkan harga mobil Selo lebih murah daripada Tucuxi. Selo sendiri, diambil dari nama dari bahasa Jawa yang memiliki arti batu.
Sepintas, kendaraan listrik ini mirip dengan mobil super asal Eropa, namun terciptanya mobil berbalur warna kuning ini cuma lewat tangan anak bangsa di rumah modifikasi Kupu-kupu Malam Yogyakarta.
Mobil listrik kebanggan masyarakat Indonesia ini menggunakan baterai 360 Volt, 140 ampere buatan Nippres. Motor listriknya berdaya 150 kW setara tenaga 190 Hp yang masih didatangkan dari Amerika lewat produk EV drive.
Jika terisi penuh bisa berjalan sejauh 200 km. Pengisian dari kosong membutuhkan waktu 4 jam dengan quick charger yang menggunakan listrik 3 phase. Kalau menggunakan charger kecil yang hanya 1 phase butuh waktu 8 jam dari kosong hingga terisi penuh.
Total pembuatan mobil listrik Selo ini membutuhkan waktu 8 bulan, 2 bulan sketsa dan 6 bulan produksi. Dana yang dikucurkan senilai Rp 1,5 miliar yang terbagi Rp 400 juta untuk baterai, Rp 300 untuk motor listrik dan sisanya untuk bodi dan kaki-kaki.
Spoiler for Gendhis:
Spoiler for pic:
Spoiler for kujang:
Spoiler for pic:
Spoiler for minibus:
Spoiler for minibus:
Spoiler for bus:
Spoiler for pic:
Di dalam kabin penumpang, kursi dibuat dalam kondisi berhadap-hadapan. Penumpang pun dimanjakan dengan fasilitas pendingin udara dan audio. Bus listrik ini pun tidak mengeluarkan suara yang bising saat melaju seperti bus berbahan bakar minyak (BBM).
Spoiler for evo:
Spoiler for pic:
Spoiler for ezzy:
Spoiler for pic:
Spoiler for ezzy:
[SPOILER=pic][CENTER][SPOILER=pic1]
Spoiler for pic2:
Spoiler for pic3:
10. Hevina
Spoiler for hevina:
Spoiler for pic:
Spoiler for hevina:
Mobil
listrik yang akan digunakan oleh Menristek sebagai kendaraan harian
dinas, motor listrik yang digunakan untuk menggerakkan mobil ternyata
dibuat oleh para ahli Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Bandung.
Dijelaskan, sedan berkelir putih menggunakan sistem gerak roda depan. Berarti, motor listrik berada di bawah tutup moncong depan mobil. Untuk menggerakan motor, digunakan 20 sel baterai lithium-ion, bila terisi penuh bisa untuk menempuh jarak 120 km. Sedangkan untuk mengisi baterai - secara cepat - butuh waktu 4 jam. Teknologi lainnya adalah regeneratif energi rem.
Girboks
Sedan yang dinamai Hevina ini, motor listriknya tidak langsung memutar as roda depan, tetap harus melalui girboks. Menurut Abdul Hapid, Koordinator Penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, transmisi manual 5 percepatan diambil dari mobil yang dipasarkan di Indonesia. Karena untuk riset, mobil tersebut hanya dibuat satu unit saja.
Desain
Desain sedan ini juga juga dikerjakan oleh LIPI Bandung namun proses pengerjaan diserahkan ke Bengkel Signal Kustom, Bandung.
Untuk interior, diserahkan ke Vertue Corporation - spesialis di bidangnya - dan ternyata mampu menghadirkan kesan mewah dengan melapisi seluruh permukaan dengan kulit. Bahkan jok menggunakan Wollsdorf, Original Equipment Manufacturer (OEM) dari Lamborghini. Sedangkan untuk hiburan diserahkan ke Pioneer, anatara lain pemasangan speaker, head unit yang dapat memainkan DVD, MP3 dan koneksi USB. Untuk lampu, mengandalkan produk Autovision.
Komponen lain, rem, suspensi, kaca, power window dan central lock, dibeli dari merek yang dijual secara bebas!
Dijelaskan, sedan berkelir putih menggunakan sistem gerak roda depan. Berarti, motor listrik berada di bawah tutup moncong depan mobil. Untuk menggerakan motor, digunakan 20 sel baterai lithium-ion, bila terisi penuh bisa untuk menempuh jarak 120 km. Sedangkan untuk mengisi baterai - secara cepat - butuh waktu 4 jam. Teknologi lainnya adalah regeneratif energi rem.
Girboks
Sedan yang dinamai Hevina ini, motor listriknya tidak langsung memutar as roda depan, tetap harus melalui girboks. Menurut Abdul Hapid, Koordinator Penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, transmisi manual 5 percepatan diambil dari mobil yang dipasarkan di Indonesia. Karena untuk riset, mobil tersebut hanya dibuat satu unit saja.
Desain
Desain sedan ini juga juga dikerjakan oleh LIPI Bandung namun proses pengerjaan diserahkan ke Bengkel Signal Kustom, Bandung.
Untuk interior, diserahkan ke Vertue Corporation - spesialis di bidangnya - dan ternyata mampu menghadirkan kesan mewah dengan melapisi seluruh permukaan dengan kulit. Bahkan jok menggunakan Wollsdorf, Original Equipment Manufacturer (OEM) dari Lamborghini. Sedangkan untuk hiburan diserahkan ke Pioneer, anatara lain pemasangan speaker, head unit yang dapat memainkan DVD, MP3 dan koneksi USB. Untuk lampu, mengandalkan produk Autovision.
Komponen lain, rem, suspensi, kaca, power window dan central lock, dibeli dari merek yang dijual secara bebas!
11. SKEV-1
Spoiler for skev-1:
Spoiler for pic:
Spoiler for hevina:
Pameran
yang digelar bersamaan dengan Hari Teknologi Nasional pada 10 Agustus
di Puspitek Serpong ini, salah satunya menampilkan mobil sport listrik
merk SKEV-1 (Signal Kustom Electric Vehicle 1) terbaru yang dibuat oleh
anak bangsa.
Kendaraan sport terbaru kita ini dibuat atas kerjasama antara coachbuilder Signal Kustom, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan didukung oleh Auto Vision serta Alpine yang masing-masing memasok lampu dan perangkat Audio multimedia.
Kehadiran SKEV-1 merupakan perwakilan salah satu karya teknologi bangsa Indonesia di mana karya ini bisa disejajarkan dengan teknologi buatan bangsa lain.
Produk ini diharapkan bisa memacu inovasi dan kreatifitas anak bangsa lainnya untuk menjadi pionir teknologi.
Mobil Sport yang trinspirasi dari bentuk mobil Formula 1 dan mobil balap ketahanan 24 Jam LeMans ini memiliki sistem penggerak listrik yang pembuatannya digarap oleh tim dari LIPI.
Abdul Hapid mengatakan bahwa SKEV-1 dibekali dengan baterai lithium-ion generasi terbaru dengan kepadatan energi (energy density) yang tinggi. Baterai bertegangan 96 Volt berkapasitas 200 Ah ini hanya butuh 4 jam pengisian agar kembali penuh dari kondisi 30%.
Bahkan jika menggunakan sistem pengisian cepat (rapid charger), kendaraan berbobot sekitar 700-800 kg ini hanya butuh 15 hingga 20 menit hingga baterainya penuh terisi.
Dengan motor listrik AC berkekuatan 60 hp, SKEV-1 diperkirakan mampu menempuh jarak 140-150 km sekali isi, namun belum pernah dicoba berapa kecepatan puncaknya. Menurut perkiraan Hapid, SKEV-1 bisa dipacu lebih dari 140 km/jam.
Kendaraan sport terbaru kita ini dibuat atas kerjasama antara coachbuilder Signal Kustom, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan didukung oleh Auto Vision serta Alpine yang masing-masing memasok lampu dan perangkat Audio multimedia.
Kehadiran SKEV-1 merupakan perwakilan salah satu karya teknologi bangsa Indonesia di mana karya ini bisa disejajarkan dengan teknologi buatan bangsa lain.
Produk ini diharapkan bisa memacu inovasi dan kreatifitas anak bangsa lainnya untuk menjadi pionir teknologi.
Mobil Sport yang trinspirasi dari bentuk mobil Formula 1 dan mobil balap ketahanan 24 Jam LeMans ini memiliki sistem penggerak listrik yang pembuatannya digarap oleh tim dari LIPI.
Abdul Hapid mengatakan bahwa SKEV-1 dibekali dengan baterai lithium-ion generasi terbaru dengan kepadatan energi (energy density) yang tinggi. Baterai bertegangan 96 Volt berkapasitas 200 Ah ini hanya butuh 4 jam pengisian agar kembali penuh dari kondisi 30%.
Bahkan jika menggunakan sistem pengisian cepat (rapid charger), kendaraan berbobot sekitar 700-800 kg ini hanya butuh 15 hingga 20 menit hingga baterainya penuh terisi.
Dengan motor listrik AC berkekuatan 60 hp, SKEV-1 diperkirakan mampu menempuh jarak 140-150 km sekali isi, namun belum pernah dicoba berapa kecepatan puncaknya. Menurut perkiraan Hapid, SKEV-1 bisa dipacu lebih dari 140 km/jam.
http://www.kaskus.co.id/thread/536b902da1cb17dd578b4674/mobil-listrik-buatan-anak-bangsa/| digali.blogspot.com
