Maraknya tren foto selfie membuat orang, terutama wanita berlomba-lomba untuk terlihat menarik di kamera. Meski banyak aplikasi yang dapat memberikan efek wajah lebih tirus dan bentuk hidung lebih mancung, namun aplikasi tersebut terkadang tetap tidak membuat mereka puas. Operasi plastik menjadi jalan pintas yang banyak ditempuh wanita.
Lihat Juga : Hong Chunlin, sang PRIA yang di rantai selama 21 Tahun karena putus CINTA
Lihat Juga : Hong Chunlin, sang PRIA yang di rantai selama 21 Tahun karena putus CINTA
Triana Lavey, wanita asal Los Angeles merupakan salah satu wanita keranjingan operasi plastik karena tidak puas dengan penampilan dirinya ketika berfoto selfie. Dua tahun lalu dia melakukan berbagai operasi plastik yang mengahabiskan biaya hingga US$ 15 ribu atau sekitar Rp 174 juta.
Wanita 38 tahun itu mengaku, dia benci melihat wajahnya di Facebook dan Instagram karena dagunya yang kurang lancip. Ingin tampil lebih fotogenik seperti model, Lavey pun melakukan implan dagu dan cheek-defining fat graft atau mengambil lemak di bagian tertentu dan di suntikkan di bagian pipi untuk membuat wajah lebih kencang dan tidak kempot. Tidak sampai di situ, ia juga melakukan operasi hidung.
Lihat Juga : Ingin Rambut Tebal, Wanita Cantik ini Malah Jadi Botak Permanen
Lihat Juga : Ingin Rambut Tebal, Wanita Cantik ini Malah Jadi Botak Permanen
"Kini aku memiliki wajah yang selalu aku idamkan. Aku seperti diriku dengan versi photoshop," ujar wanita berambut brunette itu dengan bangga, seperti dikutip dari ABC.
Banyak orang yang mengatakan, operasi plastik memberikan efek 'kecanduan' dan membuat seseorang terus merasa tidak cantik dan ingin terus mempercantik. Selama ini, Lavey terus merawat wajahnya dengan b*toks, fat graft dan operasi hidung untuk memperbaiki bentuk hidungnya.
Senior manager di perusahaan public relations itu sadar bahwa operasi plastik merupakan keputusan paling ektrim yang pernah ia buat, meski begitu Lavey sangat puas dengan hasilnya. Menurutnya, operasi plastik tidak hanya meningkatkan egonya. Foto selfie yang baik kini sudah menjadi bisnis, dan semua orang bisa memanfaatkannya dengan mem-posting di Instagram, YouTube atau sosial media lainnya.
Lihat Juga : 'Ilmu Rawa Rontek' Mulai Tersaingi Dengan Keberhasilan Transplantasi Kepala
Lihat Juga : 'Ilmu Rawa Rontek' Mulai Tersaingi Dengan Keberhasilan Transplantasi Kepala
"Bisnis saat ini berkembang cepat berkat internet. Foto selfie setiap hari bisa menjadi bentuk promosi diri," tambah Lavey.
Lihat Juga : 5 Usaha Manusia Untuk Terus Hidup Abadi
Lihat Juga : 5 Usaha Manusia Untuk Terus Hidup Abadi


