Sydney V Smith memiliki leher yang sangat panjang dan dia mengklaim ingin menjadi seorang "wanita jerapah".
Wanita asal Los Angeles, Amerika Serikat (AS), ini berusaha untuk memanjangkan lehernya dengan cara membelitkan lehernya pada besi tembaga berbentuk cincin sepanjang 27 centimeter (cm).
Sejak 2011, Sydney melakukan upaya modifikasi tubuh yang unik ini. Cara ini sering dilakukan oleh wanita dari suku Kayan Lahwi di Thailand dan Birma. Wanita suku Kayan Lahwi membungkus leher mereka sejak kecil, karena mereka beranggapan wanita berleher pajang itu cantik.
"Saya memang sering dijuluki 'gadis jerapah' karena sejak di sekolah leher saya terlihat panjang. Kemudian saya melihat foto-foto suku berleher panjang di Thailand dan Birma di National Geographic dan saya menjadi terpesona melihat mereka," ujar Sydney, seperti dilansir Huffington Post, Kamis (20/3/2014).
"Setelah beberapa tahun saya baru menyadari bahwa leher saya lebih panjang dari gadis-gadis lain. Jadi saya mulai mempertimbangkan untuk menjadi seorang wanita berleher panjang dengan melilitkan cincin ini di leher saya selama tiga tahun," tambahnya.
Selain senang melihat wanita suku Kayan Lahwi, Aksi nyeleneh wanita berusia 28 tahun juga terinspirasi oleh penyanyi Lady Gaga setelah melihatnya saat konser. "Ketika saya melihat Lady Gaga memakai gaun daging, saya berpikir juga bisa menjadi seorang wanita jerapah," ungkap Sydney.
Sydney membutuhkan waktu yang sangat lama untuk membiasakan diri menggunakan penyangga leher tersebut. Selain sangat sulit untuk bergerak, masalah yang sering dialami Sydney adalah saat dia berkeringat maka lehernya akan menimbulkan bau yang tidak sedap.
Dr Jonathan Nissanoff, seorang ahli bedah ortopedi dari Southern California, mengatakan bahwa memanjangkan leher itu dapat menimbulkan risiko yang sangat besar dan tulang leher berkembang tidak semestinya, sehingga terjadi peregangan pada ruas tulang leher. (ade)


No comments:
Post a Comment