Deretan motor dan mobil yang terparkir di depan Supermall Sukabumi, Jawa Barat, tampak dipenuhi debu, Jumat 14 Februari 2014. Debu tersebut merupakan abu vulkanik dari Gunung Kelud di Jawa Timur yang tertiup angin sampai ke Sukabumi.
Walau abu vulkanik hanya tipis, warga mulai panik. Mereka khawatir esok debu akan kian tebal sehingga mengganggu pernafasan. “Saya kaget jaket dan sepeda motor tiba-tiba ditutupi debu vulkanik. Semoga abu tidak bertambah banyak,” kata Adi, salah satu warga Jalan Pemuda, Kota Sukabumi.
Pengunjung Supermall pun tampak sibuk membersihkan jaket, motor, dan mobil mereka dari abu vulkanik tipis. Debu Kelud mulai dirasakan di Kota Sukabumi sejak Jumat sore tadi. Deretan kendaraan yang terparkir di Pendopo Kabupaten Sukabumi juga dilumuri debu vulkanik.
Masyarakat Sukabumi kini terus memantau ketebalan debu vulkanik di wilayah mereka untuk mengantisipasi gangguan kesehatan. Namun, sementara ini, lapisan debu belum sampai taraf yang membahayakan seperti di sejumlah daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Gunung Kelud yang berada di perbatasan Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang meletus pukul 22.50 WIB, Kamis 13 November 2014. Seluruh warga yang berada dalam radius 10 kilometer dari kawah gunung diungsikan.
Kelud memiliki siklus letusan 12-15 tahun sekali. Gunung ini mulai meletus pada tahun 1901, 1919, 1951, 1966, 1990, dan 16 Oktober 2007. (one)


No comments:
Post a Comment