Tubuh Otzi yang juga dikenal dengan julukan Lelaki dari Hauslabjoch ini disimpan di Musium Arkeologi Tyrol Selatan di Bolzano, Italia.
Ilmuwan Austria baru-baru ini menemukan sebuah fakta menarik mengenai keturunan Otzi. Disebutkan bahwa 19 dari lelaki yang hidup di Tyrol saat ini adalah keturunan Otzi. Kesimpulan ini diperoleh dari kesamaan DNA yang mereka miliki dengan DNA Otzi.
BBC menyebutkan, para ahli tidak atau belum memberitahukan kepada ke-19 lelaki itu tentang hubungan mereka dengan Otzi.
Kesamaan rantai DNA mereka dengan rantai DNA Otzi dianalisa ilmuwan dari Institute of Legal Medicine di Innsbruck Medical University.
Juga disebutkan bahwa mutasi genetikan tertentu cocok dengan DNA yang dimiliki Otzi.
Walther Parson, salah seorang peneliti, kepada Austrian Press Agency (APA) mengatakan bahwa mutasi genetik yang sama bisa jadi juga ditemukan di dekat kawasan Engadine, Swis, dan di Tyrol Selatan, Italia.
"Kami sudah menemukan partner Swis dan Italia sehingga kami dapat melanjutkan penelitian (untuk mencari keturunan Otzi di kawasan itu)," ujarnya.
Menurut Parson, mereka meniliti DNA dari 3.700 lelaki yang mendonorkan darah. Relawan-relawan ini pun memberikan informasi mengenai leluhur mereka.
Juga disebutkan bahwa wanita tidak dilibatkan dalam penelitian ini karena membutuhkan prosedur riset yang berbeda.
Otzi, jasad manusia prasejarah yang membeku di bawah timbunan es selama ribuan tahun dan menjadi mumi mungkin mati tanpa meninggalkan keturunan. Hal tersebut terlihat dari sifat genetikanya hasil penelitian teranyar.


Sebuah tim peneliti gabungan dari Italia dan Inggris yang melakukan pemeriksaan kode DNA tubuhnya menemukan garis genetika yang sangat langka. Bahkan, garis genetika tersebut mungkin telah teroutus dan tidak ditemukan lagi pada manusia yang hidup saat ini.



"Penelitian kami menunjukkan garis keturunan Otzi mungkin sudah punah," ujar Martin Richards dari Universitas Leeds Inggris, salah satu peneliti yang melakukan penelitian tersebut seperti dikutip Reuters. Temuan ini dilaporkan dalam jurnal Current Biology edisi terbaru.
Hasil analisisnya bersama koleganya menemukan garis keturunan yang belum pernah ditemukan pada poulasi penduduk Eropa modern. Kesimpulan tersebut bertolak belakang dengan hasil penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa Otzi memiliki garis keturunan dengan sejumlah penduduk di Eropa.

sumber | wowunic.blogspot.com | http://science.lintas.me/go/rmol.co/keturunan-manusia-es-yang-hidup-5300-tahun-lalu-akhirnya-ditemukan

