Gile...Honda PCX ini jadi Motor Oldschool yang Ekstrim


Entah apa yang ada dalam benak modifikator muda yang satu ini. Dia menjadikan skutik bongsor Honda PCX yang begitu kalem dan elegan menjadi sebuah motor bergaya oldschool yang terlihat begitu ekstrim.



Dia adalah Peterson Rivai, punggawa bengkel modifikasi Zone Modified Project yang bermarkas di Jalan murni 1 no 36 Bandung, Jawa Barat.

"Ini saya namakan D'Sangkuriank. Kenapa begitu karena bikinnya super ngebut dan keterbatasan waktu jadi dikasih nama D'Sangkuriank. Kebetulan saya juga orang Jabar (Jawa Barat)," jelasnya kepada Okezone belum lama ini.

Menurutnya Sangkuriang merupakan sebuah legenda dari Jawa Barat dimana gunung Tangkuban Perahu terjadi dengan waktu super singkat. Berdasarkan cerita itulah yang membuat Peterson menjadikan nama pada motor garapannya.

Usut punya usut ternyata dirinya dihadapi dengan sebuah kontes modifikasi yang berlangsung di Malaysia. Karena waktu yang sangat terbatas dirinya pun terpaksa membuat sebuah karya yang menurutnya bertolak belakang dengan kegemarannya.

"Sebenarnya bukan selera saya bikin old school seperti ini cuma karena kebagiannya kelas Oldschool jadi ya saya harus menyesuaikan dengan kelas yang ada. Saya sebenernya suka yang futuristik," bebernya.

Namun siapa sangka, hasil yang ia ciptakan mampu menarik setiap mata yang memandangnya. Motor ini sama sekali tidak terlihat seperti layaknya sebuah skutik. DNA skutik sama sekali hilang dalam diri D'Sangkuriank.

Sebagai informasi, sebelum menjadi seperti ini D'Sangkuriank merupakan sosok Optimus Prime yang keluar sebagai jawara kontes modifikasi sepeda motor Honda tahun lalu. Peterson membutuhkan waktu sebulan untuk merubahnya menjadi D'Sangkuriang.

Komponen yang tersisa dari model sebelumnya hanyalah mesin. Sisanya berubah total. Sasis, kaki-kaki, suspensi, sistem pengereman hingga aksesoris pendukungnya merupakan hasil ide cemerlangnya.

Peterson mengaku tingkat kesulitan dalam pengerjaan motor ini terdapat pada proses grafir yang meliputi bagian velg dan blok CVT. Selain itu terdapat pada pengerjaan suspensi dan cara kerja mesin yang tidak lagi menggunakan V-Belt tetapi memakai rantai.

Lebih lanjut pria yang hobi nge-gym ini mengatakan D'Sangkuriang telah mengadopsi sistem suspensi prolink dan sistem pengereman combi brake. Dia pun dengan "pede" mengatakan ini merupakan PCX Oldschool pertama di Asia!.

Spesifikasi D' Sangkuriank:
Motor : Honda PCX125 2010
Rangka : Custom pipa turbular diameter 3cm 
Ban depan : Swallow 90/90-21 
Ban belakang : Swallow 90/90-21 
Pelek depan : Racing boy 21 x 1.85 
Pelek belakng : Racing boy 21 x 1.85 
Grafeer cvt & pelek : custom 
Tromol depan : custom 
Tromol belakang : custom 
Kaliper depan : Brembo 4 piston 
Kaliper belakang : Brembo 4 piston 
Piringan depan : Laser cutting 
Piringan belakang : Laser cuting 
Footstep : custom 
Pedal rem : custom 
Master rem : Nissin 
Brake system: combibrake 
Selang rem depan : Ride it Selang rem belakang : Ride it 
Knalpot : custom 
Gear depan : SSS
Gear belakang : SSS 
Rante : chrome 
Shock system : Prolink Shock depan : Yoshimura 
Shock belakang : Yoshimura 
Cover tangki : custom
Handlebar: custom
Grip : custom
Hub stang : custom
Jok : custom
Lampu depan : Variasi
Lampu belakang : Variasi
Airfilter : Derr
Koil : Kawahara
Cat : Sikken
Clear : Sikken (ian)







Back to Top

Artikel Terkait Lainnya

Back to Top